NOVANMEDIA
Per 25-03-2014: Kolektor 707 Media (Koran dan Tabloid) se-Indonesia (belum termasuk Majalah)

Media Olahraga? Ya, Sepak Bola!

Tanggal 19 April (1930) dimaklumi sebagai hari ulang tahun PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia). Beberapa media olahraga (sepak bola) pun turut mewarnai. Sebutlah majalah Olah Raga (1937), majalah Sepakbola (1950), dan majalah Aneka (1950). Bagaimana pun, sepak bola telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Jadi, berbicara media olahraga, ya sepak bola tentunya.

Di luar media-media Persib (termasuk tabloid Slemania dan tabloid Gelora), media-media otomotif atau mobil-motor (termasuk sepeda), media golf, media bela diri, media bola basket, dan media tenis/bulu tangkis, media-media yang ada sering kali mengupas olahraga multicabang dan sepak bola.

Pada tahun 1980-an, lahirlah tabloid BOLA pada 3 Maret 1984 meskipun “edisi perdana”-nya tampak tertanggal 14 Januari 1984. Selama empat tahun (1984-1988), tabloid BOLA masih merupakan bagian (suplemen) dari koran Kompas. Setelah itu, terbit pula tabloid Tribun Olahraga pada 10 November 1984 (?). Lalu, giliran tabloid Media GO (Gema Olahraga) yang terbit pada 15 Juni 1994 meskipun akhirnya diubah menjadi 1 Juni pada 2007. Para pengelola tabloid Media GO ini sebagian berasal dari tabloid BOLA yang memisahkan diri. Selanjutnya, tabloid Media GO berubah nama menjadi GoSport dan sebagian di antara pengelolanya menerbitkan koran mini Pro Gol (kini, koran “besar” Pro Gol).

Pascareformasi, beberapa media olahraga baru lahir, termasuk tabloid BOLA yang berkembang biak, seperti tabloid BOLA Poster (16 Juni 2000) dan tabloid BOLA Sports (01/25 September-1 Oktober 2001 meskipun didahului oleh edisi perkenalan: 00). Ada juga tabloid RAKET dan SENIOR (kini, tabloid Gaya Hidup Sehat). Oh ya, jangan dilupakan majalah BOLA Vaganza dan beberapa majalah lisensi (FourFourTwo dan United Indonesia).

Selain dari kelompok BOLA, ada juga koran harian olahraga seperti Total Sport (2002), TopSkor (2005), Goal (2005), dan TopSoccer (2008). Koran TopSoccer ini merupakan bagian dari koran Jurnal Nasional yang terbit sejak 1 Juni 2006. Ada juga tabloid seperti LIBERO (1999), HAI SOCCER (2000) yang kini menjadi SOCCER saja, Score (2001), Boom (2002), Maestro (2003), Sport Cast (2004), Stadion (2004), Score (2005), Arena (2005), Sporty (2006), LIGA (2006), Bola Mania (2007), dan Futsal (2008). Tidak lupa majalah Liga Inggris dan majalah Liga Italia.

Memperhatikan secara saksama, tampaknya membuat media massa di segmen olahraga (sepak bola) susah-susah gampang. Jika positioning dan brand awareness sudah digenggam, sulit dilepaskan. Lihatlah BOLA untuk tabloid dan TopSkor untuk koran (harian). Untuk mengubahnya perlu keajaiban (baca: menciptakan sesuatu yang baru). Kalau pun ada celah, “kebingungan” antara informasi sepak bola internasional dan nasional (lokal) cukup mengaburkan fokus (segmentasi). Malah, kalaupun informasi nasional yang diambil, hal itu kurang disikapi oleh para pengelolanya. Sebutlah kebutuhan para pembaca yang dikirimkan melalui SMS atau Surat Pembaca, ada kalanya tidak dimuat. Untuk menyikapinya, para pengelolanya harus mampu melakukan pencarian ke nara sumber dan/atau sumber media sehingga tidak terkesan bekerja di belakang meja.

Perihal iklan, media-media olahraga lebih didominiasi oleh kebutuhan para pria karena memang sebagian besar pembacanya merupakan para pria. Kalaupun netral, lihatlah operator telepon selular dan minyak pelumas bagi para pria yang memiliki kendaraan bermotor yang menjadi iklannya.

Media olahraga? Ya, sepak bola!

5 Tanggapan to “Media Olahraga? Ya, Sepak Bola!”

  1. Ijin ngutip, Kang..

  2. boleh nggak, minta refrensi tentang sejarah media olahraga di indonesia?

    • Saya tdk punya referensi. Saya hanya menyampaikan fakta bahwa media-media tersebut terbit pada tahun-tahun tersebut. Tentu berdasarkan koleksi yang saya miliki.

  3. Majalah Lega Calcio Serie A, majalah ini eksis seiring dgn tayangan mingguan di stasiun RCTI yang mengulas highlight Serie A setiap minggunya. Majalah ini terbit mulai dari akhir 90an hingga awal 2000an. Sayang semenjak RCTI menghentikan siaran Serie A sejak tahun 2002 dan beralih ke Bundesliga, majalah ini kemudian menghilang dari pasaran.

    Btw, majalah HAI Soccer dulu memang masih ada, saya pernah berusaha mengkoleksinya ketika di tahun 2001 ada artikel panjang dari HAI Soccer yang membahas Stadion San Siro dan trio Grenoli-nya AC Milan

    • Semacam SOCCER Series (by product). Seingat saya, dimulai era HAI Klip 90an (Metallica, dll). BTW, ibarat artis/lagu anak yg hilang krn acara TV-nya tdk ada.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: