Buletin Kabar dari Bandung

Dalam tulisan sebelumnya (baca: “Semangat Deklarasi FPMB Masih Ada?”), saya telah menulis keberadaan FPMB (Forum Pers Mahasiswa Bandung) yang diambil dari salah satu media koleksi saya. Nah, dalam kesempatan kali ini, saya akan menceritakan keberadaan media (buletin) FPMB bernama Kabar dari Bandung. Sepengetahuan saya, buletin Kabar dari Bandung edisi 1/tahun I/Juni 1998 merupakan media FPMB pertama dan terakhir. Harap maklum, mungkin masalah regenerasi yang seolah sering menerpa dunia ke-persmahasiswa-an.

Berbicara tentang buletin Kabar dari Bandung, media FPMB ini berukuran kertas A4, berjenis kertas koran, dan memiliki tebal 8 halaman. Laporan Utama yang bernama rubrik “Kabar Utama”-nya mengambil tema: “Sidang Istimewa: Perlukah?”.

Ya, tema-tema seperti itu (baca juga: reformasi) memang cukup mendominasi dalam pemberitaan media-media pada masa itu, tidak terkecuali pers mahasiswa. Jadi, dalam buletin Kabar dari Bandung edisi 1/tahun I/Juni 1998, tidak aneh rasanya menyajikan judul-judul, antara lain: “Merdeka!”, “Reformasi Belum Usai”, “Gerakan Mahasiswa ‘98”, “Pemerintahan Sementara untuk Pemilu (?)” (disadur dari makalah Arbi Sanit), “Sistem yang Kau Dukung, Sistem yang Kau Benci!!!”, dan “Mengapa Mereka Ingin Berubah?”, termasuk “Sikap FPMB untuk Reformasi”.

Dalam buletin Kabar dari Bandung edisi perdana itu dimuat pula informasi berjudul: “FPMB, ‘Apa-an Tuh?’”. “…Entah, apakah orang masih ada yang mengenal nama itu? Kalau dilihat sejarahnya, secara de facto FPMB berdiri tanggal 30 September 1993 di ITB dan secara de jure berdiri dengan ditandatanganinya Deklarasi Pendirian FPMB pada tanggal 15 Mei 1994 oleh 12 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) di Bandung…”.

Ada juga tulisan: “…Susunan Dewan Presidium FPMB adalah Koordinator Presidium: Bonny Firdauz (UKPM VONIS Fakultas Hukum Unpad), anggota Presidium: Teguh Santosa Tarigan (LPM FISIP Unpad POLAR), Wiwin P. Umbara (LP4M Faktum Fikom Unpad), Dian Wirama (LPM Jumpa Unpas Bandung), Kimzana (Tabloid Boulevard ITB), Aep A. Sendjaya (UPM Isola Pos IKIP Bandung), Renee Alexander (Majalah Parahyangan Unpar), Heru Riyanto (SKM SUAKA IAIN SGD Bandung), Budi W. Latif (PKM EKSIS STIE YPKP Bandung), Budi (LPM Hijau Unwim Jatinangor), M. Ramdhan (LPM Suara Mahasiswa Unisba), Frido (LPM Kondisi Unwim Jatinangor), Junianto (PKM Sentra STIEB), dan Ade Lulu (Majalah Nuansa Ekonomi FE Unpas Bandung)….Sebenarnya ada beberapa LPM yang masih belum diketahui kabarnya (?), seperti Tridharmater STIE Tridharma, Ganesha ITB, dan Altruist STKS Bandung. Tapi, keanggotaan FPMB juga bertambah dengan hadirnya teman-teman dari STIKOM Bandung. (Walaupun belum disahkan, S’lamat datang!…”.

Menarik ya ceritanya?! Kalau disimak sih sebetulnya masih ada beberapa pers mahasiswa yang lain di kampus-kampus di Bandung. Sayangnya, seperti yang saya ungkapkan bahwa pers mahasiswa itu mengalami kendala dalam hal regenerasi. Dampaknya, media-media kampus pun timbul tenggelam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: